Strategi transfer Arsenal dalam upaya mereka memboyong gelandang Newcastle United, Bruno Guimaraes, dilaporkan sangat aneh oleh sejumlah pihak. Menurut laporan dari jurnalis Telegraph, Luke Edwards, terdapat kebingungan yang cukup besar mengenai keseriusan klub asal London Utara tersebut untuk merekrut sang pemain.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan informasi yang dihimpun, Newcastle United dikabarkan belum menerima kontak langsung sama sekali dari pihak Arsenal terkait Bruno Guimaraes. Edwards menyebutkan bahwa belum ada tawaran resmi, proposal harga, maupun pembicaraan awal untuk menanyakan ketersediaan sang gelandang di pasar transfer.
"Newcastle United, hingga sore ini, masih belum menerima kontak dari Arsenal terkait Bruno Guimaraes. Tidak ada tawaran, tidak ada obrolan untuk sekadar bertanya ketersediaannya," ungkap Luke Edwards melalui media sosialnya. Ia menambahkan bahwa situasi ini dianggap "sangat aneh" mengingat besarnya rumor yang beredar dalam beberapa pekan terakhir.
Dari pantauan redaksi, terdapat ketimpangan yang besar antara informasi yang diterima Newcastle United melalui perantara mengenai kesanggupan bayar Arsenal, dengan valuasi nyata dari pihak The Magpies terhadap kapten sekaligus pemain terpenting mereka tersebut. Proses negosiasi yang sejauh ini hanya melibatkan pihak ketiga memicu tanda tanya besar.
Kendati demikian, pengamatan tim redaksi menunjukkan adanya kesimpangsiuran informasi. Beberapa sumber lain justru mengklaim bahwa Arsenal sebenarnya telah melayangkan dua tawaran resmi yang kemudian ditolak oleh Newcastle United. Hal ini mengindikasikan bahwa komunikasi kemungkinan besar sudah terjalin, meski baru sebatas melalui perantara.
Dalam industri sepak bola modern, pola pendekatan melalui agen atau perantara sebelum melempar tawaran resmi merupakan hal yang lumrah terjadi. Hubungan langsung dan formal antara kedua klub biasanya baru akan terlaksana setelah proses negosiasi awal di balik layar menemui titik terang.