Loading
Nadia Market News Nadia Market News
Menu
/home / teknologi / Mengenal Satelit Buatan, Sejarah dan...
TEKNOLOGI

Mengenal Satelit Buatan, Sejarah dan Peran Vital di Angkasa

By Nur Savita Putri • 2 min read • 7 Agustus 2026
Ilustrasi satelit buatan yang mengorbit di luar angkasa

Ilustrasi satelit buatan yang mengorbit di luar angkasa

Satelit buatan manusia kini menjadi pilar utama dalam teknologi modern yang mendukung berbagai aktivitas penting di Bumi mulai dari komunikasi hingga navigasi GPS. Sebagian besar satelit dirancang sekecil dan seringan mungkin untuk menekan biaya peluncuran yang sangat tinggi ke ruang angkasa.

Benda buatan ini ditempatkan di orbit melalui akselerasi atau deselerasi roket hingga mencapai kecepatan orbital yang cukup tinggi. Mayoritas satelit yang mengelilingi Bumi berada di orbit rendah atau orbit geostasioner untuk memastikan fungsinya berjalan secara optimal.

Perkembangan teknologi satelit tidak lepas dari gagasan awal Isaac Newton melalui eksperimen meriam Newton pada tahun 1687. Gagasan tersebut kemudian disusul oleh berbagai kajian teoretis dari Konstantin Tsiolkovsky hingga Arthur C. Clarke mengenai potensi satelit komunikasi.

Era eksplorasi antariksa modern akhirnya dimulai ketika Uni Soviet sukses meluncurkan satelit pertama di dunia bernama Sputnik 1 pada tanggal 4 Oktober 1957. Keberhasilan tersebut langsung memicu persaingan ruang angkasa atau Space Race di tengah situasi Perang Dingin.

Sejarah Panjang Penjelajahan Angkasa Melalui Satelit

Hingga saat ini, puluhan ribu satelit telah mengorbit di luar angkasa dengan berbagai fungsi krusial untuk memantau kondisi cuaca, pemetaan wilayah, hingga kebutuhan militer. Keberadaan satelit terus merevolusi cara manusia memahami bumi dan menghubungkan berbagai belahan dunia.

Meskipun memberikan banyak kemajuan teknologi, peningkatan jumlah satelit dan sampah antariksa di sekitar Bumi menimbulkan ancaman serius berupa risiko tabrakan di orbit. Oleh karena itu, regulasi dan pengelolaan operasional satelit menjadi aspek yang semakin krusial bagi masa depan penjelajahan angkasa.

Sejarah eksplorasi satelit buatan mencatat peran penting dari berbagai negara besar yang berlomba-lomba menaklukkan ruang angkasa sejak pertengahan abad ke-20. Uni Soviet dan Amerika Serikat menjadi dua kekuatan utama yang memelopori teknologi peluncuran roket orbital.

Setelah peluncuran Sputnik 1, Uni Soviet kembali mencetak sejarah lewat misi Sputnik 2 yang membawa makhluk hidup pertama ke orbit bumi yaitu seekor anjing bernama Laika. Amerika Serikat kemudian menyusul dengan meluncurkan satelit pertamanya bernama Explorer 1 pada tahun 1958.

Topics
satelit buatan sputnik 1 antariksa teknologi sejarah satelit komunikasi navigasi gps eksplorasi ruang angkasa
Jurnalis Teknologi & Startup

Nur Savita Putri adalah lulusan terbaik SMK N 2 Purworejo dengan ketertarikan mendalam pada dunia teknologi dan inovasi digital. Ia aktif meliput perkembangan startup, fintech, artificial intelligence, dan transformasi digital di Indonesia. Dengan gaya penulisan yang mudah dipahami, ia menghadirkan berita teknologi yang relevan bagi pelaku bisnis dan masyarakat umum.