Timeline penjelajahan Eropa mencatat berbagai penemuan geografis penting dan pencapaian pertama yang melibatkan bangsa Eropa selama Age of Discovery serta abad-abad berikutnya, antara tahun 1418 hingga 1957.
Meskipun terdapat beberapa ekspedisi transoseanik dan transkontinental yang signifikan oleh peradaban Eropa pada abad-abad sebelumnya, geografi bumi di luar Eropa sebagian besar masih belum diketahui oleh bangsa Eropa sebelum abad ke-15.
Related Stories
Pantau Pergerakan Pasar & Teknologi Terkini
Dapatkan analisis mendalam dan berita eksklusif seputar pasar saham, kripto, dan inovasi teknologi langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeKemajuan teknologi dalam perjalanan laut serta kebangkitan kolonialisme dan merkantilisme membuat ekspedisi skala besar ke bagian dunia yang belum dipetakan menjadi sangat memungkinkan.
Age of Discovery dimulai pada awal abad ke-15 dengan penjelajahan pantai barat Afrika oleh bangsa Portugis, sementara bangsa Spanyol mengirim ekspedisi melintasi Samudra Atlantik hingga mencapai benua Amerika pada dekade terakhir abad tersebut.
Perkembangan Penjelajahan Abad ke-16 hingga Abad ke-20
Pada abad ke-16, berbagai negara Eropa mendanai ekspedisi ke pedalaman Amerika Utara dan Amerika Selatan, serta memetakan wilayah pantai dari California hingga Tierra del Fuego.
Memasuki abad ke-17, para penjelajah asal Rusia menaklukkan wilayah Siberia untuk mencari bulu sable, sementara bangsa Belanda memberikan kontribusi besar dalam pemetaan benua Australia.
Abad ke-18 menyaksikan penjelajahan ekstensif pertama di kawasan Pasifik Selatan dan Oseania serta eksplorasi wilayah Alaska yang luas oleh para penjelajah dunia.
Abad ke-19 didominasi oleh eksplorasi wilayah kutub yang ekstrem serta berbagai ekspedisi mendalam ke jantung benua Afrika sebelum akhirnya kutub bumi berhasil dicapai pada awal abad ke-20.