Dari pantauan redaksi, isu mengenai etika berbusana di dalam pesawat kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Kali ini, maskapai penerbangan asal Jerman, Lufthansa, memberikan tanggapan resmi setelah seorang influencer kebugaran ternama asal negara tersebut mengaku dilarang naik ke pesawat akibat pakaian yang dikenakannya dinilai terlalu terbuka saat cuaca panas melanda.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan dari Dexerto, influencer bernama Edda Elisa Pilz yang memiliki jutaan pengikut di Instagram dan TikTok, sedang bersiap untuk melakukan penerbangan dari Berlin menuju Austria di tengah suhu udara yang mencapai 30 derajat Celsius. Model kebugaran tersebut memilih mengenakan pakaian olahraga kasual yang terdiri dari atasan crop top model bra serta celana pendek demi kenyamanan dalam cuaca terik.
Menurut pengakuan Edda Elisa Pilz dalam sebuah video yang beredar luas, petugas maskapai Lufthansa menolak untuk mengizinkannya masuk saat ia sedang memindai boarding pass miliknya. "Lufthansa, kita perlu bicara," ujarnya dalam video tersebut. Ia menambahkan bahwa petugas penerbangan itu secara tegas melarangnya naik dengan alasan pakaian yang ia gunakan tidak pantas dan menyebut dirinya tampak tidak mengenakan apa-apa.
Meskipun sang influencer sudah berinisiatif mengambil jaket dari tas jinjingnya, petugas bandara tersebut dilaporkan tetap menolak boarding sampai jaket tersebut ditutup rapat hingga menutupi area dada. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, situasi kian memburuk setelah petugas bersangkutan justru menyalahkan sang influencer atas keterlambatan jadwal penerbangan tersebut.
Menanggapi insiden yang menjadi viral ini, pihak manajemen Lufthansa akhirnya merilis pernyataan resmi. Menurut perwakilan pihak maskapai, tindakan staf tersebut yang menyebut sang influencer "telanjang" dinilai tidak sesuai dengan standar komunikasi profesional perusahaan. Kendati demikian, pihak maskapai menegaskan bahwa mereka melayani penumpang dari berbagai latar belakang budaya yang sangat beragam.
Lufthansa juga menambahkan bahwa secara umum mereka mengharapkan seluruh penumpang untuk mengenakan pakaian yang pantas demi kenyamanan bersama selama perjalanan publik. Pihak maskapai kini tengah melakukan investigasi lebih lanjut terkait insiden tersebut untuk memastikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.