Dua pemilik kedai es krim Local Scoop di Alabama, Amerika Serikat, ditangkap oleh pihak kepolisian setelah nekat melabrak seorang pelanggan secara langsung akibat ulasan bintang satu yang ditinggalkan di internet. Insiden ini berujung pada tuntutan hukum pelecehan terhadap kedua pemilik tersebut setelah mereka terlibat ketegangan fisik dan verbal dengan sang konsumen.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan yang dihimpun, kejadian bermula saat seorang pelanggan bernama Daniel Smit memberikan ulasan buruk untuk kedai es krim tersebut secara daring. Dalam ulasannya, Daniel Smit mengeluhkan dekorasi toko, kesalahan pelayan dalam menyajikan pesanannya, serta mengkritik harga yang dipatok karena dinilai terlalu mahal bagi kalangan keluarga.
Menurut pengakuan Daniel Smit, pemilik kedai bernama Malary Goldman dan Ryan Goldman melacak keberadaannya lalu melakukan konfrontasi secara agresif. Berdasarkan rekaman yang beredar, Malary Goldman meluapkan kemarahannya dan menyatakan, "Saya marah karena saya telah bekerja keras untuk membangun bisnis ini, dan Anda dengan mudah ingin menghancurkannya. Anda tidak boleh melakukannya. Ini demi kebaikan Anda sendiri, apakah Anda mengerti?".
Dari pantauan redaksi, situasi semakin memanas ketika Daniel Smit mengklaim bahwa Malary Goldman melakukan kontak fisik secara paksa. Pemilik kedai tersebut dituduh melakukan pelecehan dengan menyentuh bagian dada Daniel Smit sebanyak tiga kali, serta merusak telepon genggam miliknya saat ia mencoba mendokumentasikan perselisihan tersebut.
Akibat tindakan intimidasi tersebut, Malary Goldman dan Ryan Goldman resmi ditangkap oleh aparat penegak hukum setempat pada 11 Juni. Malary Goldman menghadapi dakwaan atas pasal pelecehan dan perusakan properti, sementara suaminya, Ryan Goldman, didakwa dengan pasal pelecehan. Keduanya dibebaskan tak lama setelah proses penahanan awal.
Melalui wawancara dengan WEAR News, Daniel Smit mengungkapkan bahwa dirinya sempat mempertimbangkan untuk mengajukan gugatan hukum lebih lanjut terhadap pemilik Local Scoop. Namun, pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa intimidasi ini tidak akan menghentikan Daniel Smit untuk tetap memberikan ulasan jujur terhadap restoran-restoran lain di masa mendatang.
Kasus ini berakhir dengan penyesalan dari kedua belah pihak. Malary Goldman menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dan mengaku sangat malu atas tindakan impulsifnya, sementara Daniel Smit juga menyatakan hal senada kepada WKRG. "Saya meminta maaf kepada Nona Goldman jika tindakan saya membuatnya marah. Pada akhirnya, kita semua harus melupakan kejadian ini dan melanjutkan hidup," pungkas Daniel Smit.