Miami Dolphins kini tengah menghadapi situasi sulit untuk mencari quarterback utama yang baru. Quarterback andalan mereka, Tua Tagovailoa, mengalami gegar otak serius saat pertandingan "Thursday Night Football" melawan Buffalo Bills di Hard Rock Stadium. Insiden tersebut terjadi setelah kepala Tagovailoa berbenturan dengan dada safety Buffalo Bills, Damar Hamlin, yang membuatnya terhempas ke lapangan dan terpaksa keluar dari laga.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan catatan medis, ini merupakan gegar otak ketiga yang dialami oleh quarterback kidal tersebut dalam dua musim terakhir. Kondisi ini membuat kelanjutan kiprahnya di musim 2024 menjadi sangat diragukan. Dari pantauan redaksi, pelatih kepala Mike McDaniel menyatakan bahwa pihak manajemen tengah mengevaluasi seluruh opsi yang tersedia dan berencana mendatangkan pemain baru dari pasar free agent.
Meskipun Skylar Thompson sementara ini diplot sebagai starter cadangan, spekulasi liar di media sosial langsung berkobar mengenai potensi kembalinya sang legenda NFL, Tom Brady. Mantan bintang New England Patriots tersebut kerap dikaitkan dengan Miami Dolphins berkat kedekatan historisnya dengan klub asal Florida tersebut.
Menurut laporan internal liga, Tom Brady sebenarnya memiliki sejarah komunikasi yang intens dengan manajemen Miami Dolphins. Pada tahun 2021, NFL bahkan sempat menjatuhkan sanksi kepada Miami Dolphins karena terbukti melakukan pembicaraan ilegal dengan Brady saat ia masih terikat kontrak bersama Tampa Bay Buccaneers. Saat itu, pemilik klub Stephen Ross berambisi menjadikan Brady sebagai player-owner yang memegang saham sekaligus bermain di lapangan.
Namun, dari pengamatan tim redaksi, peluang kembalinya Tom Brady sebagai pemain aktif di Miami Dolphins dinilai sangat kecil. Kendala terbesar datang dari proses investasi yang sedang dijalani Brady untuk membeli sekitar tujuh persen saham di klub Las Vegas Raiders. Kesepakatan finansial antara grup Brady dan pemilik Raiders, Mark Davis, saat ini hanya tinggal menunggu persetujuan resmi dari pemilik klub NFL lainnya.
Berdasarkan regulasi ketat NFL, jika Tom Brady memutuskan kembali bermain di lapangan, ia harus mendapatkan persetujuan mutlak dari seluruh pemilik hak waralaba liga. Mengingat statusnya yang segera menjadi pemilik bagian dari Las Vegas Raiders, tampaknya sangat mustahil bagi tim-tim rival untuk mengizinkan sang legenda mengenakan seragam Miami Dolphins.