Kekalahan telak New England Patriots dari Jacksonville Jaguars di Stadion Wembley, London, menyisakan kekecewaan mendalam bagi sang pelatih utama, Jerod Mayo. Berdasarkan evaluasi pascapertandingan, Jerod Mayo secara blak-blakan mengkritik performa anak asuhnya dan menyebut New England Patriots sebagai tim yang lembek karena gagal menunjukkan ketangguhan di lapangan.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Dalam laga tersebut, Jacksonville Jaguars berhasil mendominasi permainan melalui skema serangan darat yang dipimpin oleh running back Tank Bigsby. Meskipun New England Patriots sempat memulai kuarter pertama dengan meyakinkan lewat aksi quarterback muda Drake Maye, lini pertahanan mereka gagal membendung Trevor Lawrence dan kolega hingga tertinggal jauh sejak babak pertama dan menyudahi laga dengan kekalahan 16-32.
Menurut pernyataan resmi Jerod Mayo, kekecewaan ini didasari oleh ketidakmampuan timnya dalam mengeksekusi taktik dasar sepak bola Amerika dengan baik. "Ini adalah pertandingan yang mengecewakan. Kami memulai dengan cepat, tetapi saya harus katakan bahwa kami adalah tim football yang lembek secara keseluruhan. Tim yang tangguh seharusnya bisa berlari membawa bola, menghentikan serangan lari lawan, dan mengawal tendangan, tetapi kami tidak melakukan satu pun dari hal itu hari ini," ujar Jerod Mayo.
Dari pantauan redaksi, kekalahan ini memperpanjang tren negatif New England Patriots menjadi enam kekalahan beruntun di musim ini. Sejak meraih kemenangan mengejutkan atas Cincinnati Bengals pada pekan pertama, tim asuhan Jerod Mayo tersebut belum pernah lagi mencicipi kemenangan dan kini terpuruk dengan rekor menang-kalah 1-6.
Menanggapi kritik keras dari sang pelatih, rookie quarterback Drake Maye mengaku tidak terkejut karena teguran serupa sudah sering disampaikan di dalam ruang ganti. Menurut Drake Maye, seluruh elemen tim harus menerima evaluasi tersebut secara jantan. "Coach Mayo tidak akan mengatakan sesuatu di sini yang belum pernah ia sampaikan kepada kami di ruang ganti. Saya pikir kami memang kurang tangguh dan ia selalu menekankan pentingnya menjadi tangguh. Semua pemain tahu itu dan kami harus bangkit," pungkas Drake Maye.