Rabu, 22 Juli 2026

Charles Leclerc Finis Kedua di GP Belgia, Sempat Pede Bisa Menang

Pembalap Scuderia Ferrari Charles Leclerc harus puas finis di posisi kedua pada gelaran Formula 1 GP Belgia. Meski gagal meraih podium utama usai disalip Kimi Antonelli, Leclerc mengaku sempat sangat optimistis bisa mengamankan kemenangan hingga akhir balapan.

Pembalap Scuderia Ferrari Charles Leclerc berhasil mengamankan podium kedua dalam balapan Formula 1 Grand Prix Belgia di Sirkuit Spa-Francorchamps. Driver asal Monako itu sempat memimpin jalannya balapan sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan pembalap Mercedes, Kimi Antonelli.

Leclerc mengawali balapan dengan strategi bertahan lebih lama di lintasan dibanding para pesaingnya. Keuntungan menghampirinya saat Virtual Safety Car (VSC) aktif pada lap ke-20, yang dimanfaatkannya untuk melakukan pit stop efisien dan keluar sebagai pemimipim balapan di depan Antonelli.

"Kami mendapatkan momentum VSC di waktu yang sangat tepat," ujar Leclerc seusai balapan.

Memasuki stint terakhir, Leclerc berjuang keras menahan gempuran Antonelli meski mobil SF-16 milik Ferrari kalah cepat di trek lurus. Selain itu, Leclerc juga mengeluhkan gangguan teknis berulang pada sistem perpindahan gigi satu ke gigi dua saat keluar dari tikungan hairpin La Source.

"Saya percaya pada kemenangan sampai titik paling akhir. Ada momen-momen ketika kami tampil sangat kuat dan mampu memberikan perlawanan," ungkap Leclerc.

Kendati gagal meraih trofi juara, Leclerc menilai ada perkembangan positif pada performa mobilnya walau masalah grip bagian depan masih terasa. Seri Formula 1 berikutnya akan berlangsung di GP Hungaria pada 24 hingga 26 Juli mendatang.

Sumber: Diolah dari wawancara Valentin GLO untuk autohebdof1.com, 20 Juli 2026.
Redaksi LovePsychicNadia
Redaksi LovePsychicNadia
Tim redaksi LovePsychicNadia News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi LovePsychicNadia adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.