Rabu, 22 Juli 2026

Gagal Raih Poin di GP Belgia, Liam Lawson Mengaku Jalani Balapan yang Panjang

Pembalap Racing Bulls, Liam Lawson, harus menyelesaiakan balapan GP Belgia di Sirkuit Spa-Francorchamps tanpa membawa pulang poin akibat masalah performa dan manajemen energi pada mobilnya. Lawson mengaku kewalahan mempertahankan kecepatan di trek lurus hingga sering disalip oleh rival-rivalnya.

Pembalap Racing Bulls, Liam Lawson, meraih hasil mengecewakan dalam balapan F1 GP Belgia di Sirkuit Spa-Francorchamps. Lawson gagal menembus posisi sepuluh besar dan mengakhiri akhir pekan dengan tanpa poin akibat masalah kecepatan yang sangat signifikan.

Meskipun sempat mengungguli rekan setimnya, Arvid Lindblad, di awal balapan, Lawson terus merosot akibat gangguan pada mesin dan manajemen tenaga. Kelemahan performa ini paling terlihat di trek lurus Kemmel, di mana ia kehilangan banyak waktu berharga.

"Kami terlalu lambat dan sayangnya hal itu terjadi di sepanjang balapan. Ya, ini adalah hari yang sangat panjang," ujar Liam Lawson usai melintasi garis finis.

Lawson menjelaskan bahwa tim telah mencoba berbagai cara untuk menghemat energi, tetapi strategi tersebut justru membuatnya tak berdaya saat disalip pembalap lain. Selain kendala mesin, ia juga sempat mengalami kontak fisik dengan mobil lain dan sempat melebar ke area rumput usai keluar dari pit.

Lawson kini mengalihkan fokusnya ke GP Hungaria di Sirkuit Hungaroring yang berlangsung pekan depan. Pada seri tersebut, mobil Lawson dipastikan akan mendapatkan paket pembaruan komponen (upgrade) yang sebelumnya sudah digunakan oleh Lindblad.

Sumber: autohebdof1.com (Valentin GLO)
Redaksi LovePsychicNadia
Redaksi LovePsychicNadia
Tim redaksi LovePsychicNadia News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi LovePsychicNadia adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.