Rabu, 22 Juli 2026

Finis Urutan Kedelapan di F1 GP Belgia, Arvid Lindblad Mengaku Tetap Kecewa

Pembalap muda tim Racing Bulls, Arvid Lindblad, berhasil mengamankan poin setelah finis di posisi kedelapan dalam gelaran F1 GP Belgia di Sirkuit Spa-Francorchamps. Meski meraih poin secara konsisten, pembalap asal Inggris tersebut mengaku sedikit kecewa karena merasa posisinya bisa lebih baik jika tidak ada momen Virtual Safety Car (VSC).

Pembalap Racing Bulls, Arvid Lindblad, berhasil finis di urutan kedelapan dalam balapan F1 GP Belgia di Sirkuit Spa-Francorchamps. Hasil ini memperpanjang rekor perolehan poin secara konsisten bagi sang pembalap muda asal Inggris tersebut.

Meski sukses meraih poin, Lindblad tak menutupi rasa kecewanya karena gagal mengamankan posisi yang lebih tinggi. Keuntungan momen Virtual Safety Car (VSC) yang dimanfaatkan oleh pembalap Audi, Gabriel Bortoleto, membuat Lindblad harus puas mengakhiri balapan di belakangnya.

"Ya, ini jelas sedikit frustrasi, karena dalam balapan normal kami bisa finis di posisi kedelapan dengan cukup nyaman," ujar Arvid Lindblad usai melintasi garis finis.

Keberhasilan Lindblad tampil cepat di Spa-Francorchamps tak lepas dari paket pembaruan (upgrade) komponen baru pada mobilnya yang meliputi sayap belakang, pengereman depan, dan penutup mesin. Lindblad mendapatkan hak menggunakan komponen baru ini terlebih dahulu setelah memenangi kualifikasi atas rekan setimnya, Liam Lawson, di GP Inggris.

Racing Bulls dipastikan akan memasang paket upgrade serupa pada mobil Liam Lawson pada seri berikutnya di GP Hungaria di Sirkuit Hungaroring yang dijadwalkan berlangsung pada 24-26 Juli 2026.

Sumber: autohebdof1.com (Valentin GLO)
Redaksi LovePsychicNadia
Redaksi LovePsychicNadia
Tim redaksi LovePsychicNadia News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi LovePsychicNadia adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.