Gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat tidak hanya menyajikan persaingan ketat di lapangan hijau, tetapi juga memicu benturan budaya yang unik bagi jutaan turis asing. Salah satu perbedaan budaya yang paling dirasakan dampaknya saat ini adalah kebiasaan memberikan uang tip di restoran, sebuah tradisi yang sangat melekat di Amerika Serikat namun asing bagi sebagian besar wisatawan luar negeri, khususnya dari Eropa.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan dari Dexerto yang mengutip New York Post, sejumlah pengelola restoran di kota-kota tuan rumah kini mulai mengambil tindakan tegas. Karena banyak turis asing yang kedapatan tidak meninggalkan tip sama sekali setelah makan, beberapa restoran di New York memutuskan untuk langsung memasukkan biaya tip atau servis secara otomatis ke dalam nota tagihan pelanggan.
Dari pantauan redaksi terhadap laporan para pakar industri dan operator restoran, para pelanggan asing kini akan mendapati tambahan biaya servis sebesar 20% yang tertera langsung di bagian bawah tagihan mereka. Langkah ini diambil pihak restoran demi melindungi pendapatan para pramusaji yang upahnya sangat bergantung pada pemberian tip.
Beberapa staf pelayanan di bar dan restoran sekitar New York mengakui adanya perubahan signifikan selama turnamen ini berlangsung. Menurut pengakuan seorang pelayan, kedatangan turis memang membuat suasana menjadi sangat ramai, namun memberikan pengalaman yang berbeda karena hampir tidak ada dari mereka yang berinisiatif memberikan tip seperti layaknya pelanggan lokal.
Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa tingginya biaya yang harus dikeluarkan turis untuk tiket pertandingan dan akomodasi menjadi salah satu alasan mereka enggan mengeluarkan biaya ekstra. Kendati pramusaji harus berulang kali memberikan penjelasan mengenai budaya wajib tip di Amerika Serikat, beberapa pekerja mengaku tidak terlalu ambil pusing karena total pesanan yang diajukan para suporter sepak bola tersebut biasanya tetap berjumlah besar.