NadiAurora NadiAurora
/home / berita / Ulasan Star Fox di Switch 2: Ketika...
BERITA

Ulasan Star Fox di Switch 2: Ketika Arwing Kembali Mengangkasa

by Tim Redaksi NadiAurora ⎯ 2 min read ⎯ 13 Juli 2026
Pesawat Arwing Fox McCloud sedang bermanuver di luar angkasa dalam game Star Fox remake

Pesawat Arwing Fox McCloud sedang bermanuver di luar angkasa dalam game Star Fox remake

Dunia game kembali kedatangan salah satu mahakarya klasik yang telah dikemas ulang untuk generasi modern. Berdasarkan laporan dari jurnalis Michael Gwilliam di media dexerto.com, game legendaris Star Fox kini hadir dalam versi remake penuh untuk konsol Nintendo Switch 2. Melalui pendekatan visual baru dan mekanisme yang disempurnakan, game bertema shooter luar angkasa ini sukses membawa kembali keseruan bermanuver menggunakan pesawat Arwing yang telah dinantikan oleh para penggemar setianya.

Kisah klasik Lylat Wars ini berfokus pada karakter Fox McCloud, pemimpin dari tim tentara bayaran Star Fox. Tim yang beranggotakan pilot andal Falco, teknisi Slippy, dan mentor Peppy ini ditugaskan oleh General Pepper untuk menghentikan invasi ilmuwan jahat Andross di planet Venom. Menurut pantauan redaksi, skema petualangan linier yang disajikan tetap mempertahankan rute perjalanan dinamis ke berbagai planet, di mana setiap keputusan pemain akan menentukan destinasi berikutnya.

Dari segi aspek gameplay, Star Fox di Nintendo Switch 2 ini dinilai berhasil menyajikan kontrol penerbangan yang sangat halus dan responsif. Pengguna dapat dengan mudah melakukan manuver somersault untuk mengecoh musuh serta barrel roll guna memantulkan tembakan yang datang. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, sensasi mengendarai kendaraan ikonik seperti Arwing, tank Landmaster, hingga kapal selam Bluemarine di samudra Aquas mampu menghadirkan fantasi menjadi tentara bayaran luar angkasa dengan sangat solid.

Kendati tata letak level dan penempatan musuh dibuat identik demi menjaga nostalgia, keterbatasan skala peta asli tahun 1997 dirasa sedikit kurang megah untuk standar tahun 2026. Area ibu kota Corneria, misalnya, terasa agak sempit dan akan lebih baik jika durasi misinya diperpanjang. Namun, kekurangan tersebut berhasil ditutupi dengan hadirnya Challenge Mode baru yang meningkatkan replayability serta penambahan sinematik pasca-misi yang berubah tergantung dari hasil pertempuran pemain.

Sisi menarik lainnya terletak pada pengembangan kepribadian karakter, di mana Slippy kini digambarkan lebih kompeten sebagai penasihat strategi alih-alih hanya menjadi beban di kokpit. Sayangnya, aspek pengisian suara untuk karakter bos menerima sedikit kritik karena dinilai kurang bertenaga jika dibandingkan dengan versi orisinalnya. Secara keseluruhan, dengan kontrol yang mendekati sempurna dan harga yang bersahabat, Star Fox tetap menjadi jajaran game yang wajib dimainkan di Nintendo Switch 2.

// TOPICS
#star_fox #nintendo_switch_2 #ulasan_game #arwing #fox_mccloud #remake
Peramu Cerita Hiburan & Gaya Hidup

Tim Redaksi NadiAurora adalah kawan-kawan yang terlalu banyak nonton, dengar, dan bertanya, lalu memutuskan untuk menulis. Terdiri dari jurnalis hiburan, pengamat budaya pop, dan pencinta seni yang muak dengan konten hiburan dangkal. Kami menyajikan cerita yang mengajak pembaca tersenyum, berpikir, dan terinspirasi. Bukan yang tercepat, tapi yang paling haus makna.