Dunia hiburan K-Pop kembali diguncang isu miring setelah beredar video di platform Weibo yang diduga memperlihatkan salah satu anggota SEVENTEEN, The8, sedang merokok dan menghabiskan waktu di sebuah klub malam bersama beberapa wanita. Menanggapi situasi yang memanas tersebut, pihak agensi segera merilis pernyataan resmi untuk memberikan klarifikasi dan mengambil langkah hukum.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pernyataan resmi dari agensi, pihak manajemen menegaskan bahwa spekulasi yang beredar di platform daring adalah informasi palsu dan pencemaran nama baik yang bersumber dari konflik antar-penggemar. Agensi menyatakan, "Baru-baru ini, rumor palsu dan diskusi terkait artis kami, Wen Junhui (Jun) dan Xu Minghao (The8), muncul di platform online. Foto dan video tidak sah dari mereka juga disebarkan dengan spekulasi jahat." Pihak agensi juga menambahkan bahwa konten tersebut telah menyesatkan publik dan mengganggu kehidupan personal serta pekerjaan kedua artis.
Namun, keputusan agensi untuk menyertakan nama Jun dalam surat peringatan hukum tersebut justru memicu gelombang kemarahan dari para penggemar. Dari pantauan redaksi di media sosial X, para penggemar merasa heran dan kecewa karena Jun sama sekali tidak terlibat dalam video dugaan clubbing tersebut, sehingga penyebutan namanya dinilai sebagai tindakan yang tidak profesional dan dapat merugikan reputasinya.
Menurut pengamatan tim redaksi, para penggemar juga menyoroti bahwa Jun telah menghadapi masalah pelanggaran privasi berat yang mengintai dirinya dan keluarganya selama lebih dari satu tahun. Sepanjang waktu tersebut, pihak agensi dinilai abai dan tidak pernah merilis satu pun pernyataan pelindungan hukum khusus untuk Jun, namun tiba-tiba menyeret namanya dalam kasus yang melibatkan anggota lain.
Kritik keras terus mengalir dari komunitas penggemar SEVENTEEN yang menuntut kejelasan dari pihak manajemen atas pemilihan kata dalam rilis hukum tersebut. Hingga saat ini, para penggemar terus mendesak Pledis Entertainment untuk memberikan penjelasan yang transparan dan adil demi melindungi hak portrait serta reputasi Jun secara terpisah.