Aktor asal Korea Selatan, Choi Hyun Wook, baru-baru ini merefleksikan serangkaian kontroversi kehidupan pribadi yang sempat menjeratnya di luar dunia seni peran. Berdasarkan laporan dari Koreaboo, sang aktor menghadiri sesi wawancara eksklusif di sebuah kafe di kawasan Samcheong-ro, Jongno-gu, Seoul, untuk membahas proyek terbarunya dalam serial Netflix yang berjudul Notes from the Last Row.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Notes from the Last Row sendiri merupakan drama menegangkan yang mengisahkan tentang Heo Mun Oh (diperankan oleh Choi Min Sik), seorang penulis gagal sekaligus profesor sastra Korea. Menurut sinopsisnya, cerita berpusat pada hubungan misterius dan penuh ketegangan antara sang profesor yang terjebak dalam rasa minder serta kekalahan, dengan muridnya yang jenius bernama Lee Kang (diperankan oleh Choi Hyun Wook) yang duduk di bangku paling belakang.
Meskipun diakui sebagai salah satu aktor berbakat yang merepresentasikan generasi usia 20-an, rekam jejak Choi Hyun Wook sempat diwarnai beberapa skandal. Dari pantauan redaksi, ia pernah menuai kritik tajam akibat kedapatan membuang puntung rokok sembarangan, mengunggah foto kontroversial di media sosial, hingga terlibat insiden pelemparan bola baseball ke arah seorang anak kecil saat proses syuting berlangsung tahun lalu.
Mengenai rentetan peristiwa tersebut, Choi Hyun Wook secara terbuka menyampaikan permohonan maaf dan penyesalannya. "Setelah menyelesaikan proses syuting tahun lalu dan melihat proyek ini dirilis, saya merasa telah membuat banyak kemajuan. Saya berusaha menjalani hidup dengan sikap yang lebih dewasa, baik sebagai aktor maupun sebagai seorang manusia biasa," ungkapnya.
Berdasarkan pengakuannya, ia kini jauh lebih berhati-hati dalam bertindak karena rasa cinta dan tanggung jawabnya yang besar terhadap industri hiburan. Melalui kolaborasi dengan para senior dan kru yang bertanggung jawab, Choi Hyun Wook berkomitmen penuh untuk terus bekerja keras demi menyuguhkan karya terbaik bagi para penonton tanpa mengulangi kesalahan serupa di masa mendatang.