Ajang bergengsi NBA All-Star Weekend selalu menyajikan drama dan keseruan yang menarik perhatian para penggemar bola basket di seluruh dunia. Berdasarkan laporan dari sportingnews.com, setiap anggota dari tim yang memenangkan kompetisi Rising Stars Challenge berhak membawa pulang hadiah uang tunai sebesar 25.000 dolar AS atau sekitar 390 juta rupiah. Guard andalan Indiana Pacers, Bennedict Mathurin, sukses memimpin timnya meraih kemenangan sekaligus menyabet gelar MVP Rising Stars, namun uang hadiah tersebut tampaknya harus berpindah tangan ke pemain dari tim lawan.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pantauan redaksi, insiden menarik ini bermula pada pertandingan pertama kompetisi yang menggunakan format turnamen tersebut. Mikrofon lapangan yang berada di sekitar area pertandingan menangkap momen ketika Bennedict Mathurin menawarkan taruhan senilai 25.000 dolar AS kepada siapa saja yang berada di tim lawan. Taruhan tersebut dibuat saat Bennedict Mathurin bersiap melakukan tembakan bebas, di mana ia sesumbar akan mengakhiri pertandingan dengan mencetak poin penentu menuju target skor 40 poin. Namun secara tak terduga, sang guard justru gagal melesakkan kedua tembakan bebas tersebut.
Banyak penonton sempat mempertanyakan apakah tawaran taruhan tersebut benar-benar nyata atau sekadar gurauan di atas lapangan. Menurut pengamatan tim redaksi, Bennedict Mathurin langsung memberikan klarifikasi dan menjawab semua keraguan tersebut dalam sesi wawancara setelah pertandingan berakhir. Meskipun sempat gagal dalam tembakan bebas, kekalahan taruhan itu tidak terlalu membebani sang pemain karena pada penguasaan bola berikutnya ia berhasil mengunci kemenangan bagi timnya lewat sebuah aksi "fadeaway" yang menawan.
Meski produktivitas angka Bennedict Mathurin sedikit menurun pada pertandingan kedua, performa impresifnya di hadapan publik sendiri tetap membuahkan penghargaan MVP Rising Stars. Saat berbicara kepada trio presenter TNT Sports yang terdiri dari Adam Lefkoe, Candace Parker, dan Jamal Crawford, sang pemain menegaskan komitmennya untuk membayar taruhan tersebut. "Ya, saya berutang kepada Paolo Banchero. Mencetak poin kemenangan adalah satu-satunya cara bagi saya untuk menebus kesalahan, maksud saya taruhan tetaplah taruhan," ungkap Bennedict Mathurin dengan sportif.
Pemain muda berbakat tersebut juga mengakui bahwa dirinya tidak menyangka akan melewatkan kesempatan emas dari garis tembakan bebas tersebut. "Jujur saja, saya tidak pernah berpikir akan gagal mengeksekusi tembakan bebas itu, tetapi saya adalah orang yang selalu menghormati kata-kata saya sendiri," tambahnya. Beruntung bagi Bennedict Mathurin, ia tidak perlu merogoh kocek dari tabungan pribadinya karena ia bisa langsung mengalihkan uang hadiah kemenangan yang baru saja diraihnya kepada Paolo Banchero.
Di sisi lain, Paolo Banchero dari klub Orlando Magic berpotensi menjalani akhir pekan yang sangat menguntungkan di ajang All-Star ini. Berdasarkan jadwal kompetisi, Paolo Banchero masih akan bersaing memperebutkan berbagai penghargaan bergengsi lainnya pada sesi Sabtu malam dan pertandingan utama NBA All-Star Game pada hari Minggu. Sementara itu, Bennedict Mathurin berpeluang membalas kekalahannya saat ia dan rekan-rekan setimnya di Indiana Pacers menghadapi tim Top Picks yang diperkuat Paolo Banchero dalam ajang Skills Challenge.