Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 menyajikan kejutan besar saat Egypt berhasil mencuri keunggulan awal atas tim favorit juara, Argentina. Berdasarkan jalannya laga, skuad berjuluk The Pharaohs tersebut langsung tampil menekan sejak menit awal guna meredam agresivitas tim Tango.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Laga baru berjalan 15 menit ketika bek tengah berusia 33 tahun, Yasser Ibrahim, mencetak gol pembuka yang luar biasa. Melalui situasi bola mati, Ibrahim melepaskan sundulan sempurna yang gagal diantisipasi oleh lini pertahanan Argentina, sekaligus membawa Egypt unggul 1-0 terlebih dahulu.
Menurut catatan performa sebelumnya, Argentina sempat kewalahan saat menghadapi Cape Verde di babak penyisihan grup. Dari pantauan redaksi, situasi tertinggal ini kembali menguji mentalitas juara sang juara bertahan, mengingat mereka dituntut untuk segera merespons dan mengejar ketertinggalan.
Kesempatan emas bagi La Albiceleste untuk menyamakan kedudukan datang pada menit ke-21 setelah wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran terhadap Nicolas Tagliafico. Namun, sang kapten Lionel Messi yang sepanjang turnamen ini tampil spektakuler, justru gagal mengeksekusi penalti tersebut dengan baik.
Berdasarkan pengamatan di lapangan, kiper Egypt, Mostafa Shobeir, tampil sebagai pahlawan dengan membaca arah bola secara akurat dan menggagalkan tendangan Messi. Kegagalan ini membuat frustrasi lini depan Argentina yang terus membombardir pertahanan lawan.
Dari pantauan redaksi, Egypt kini memilih untuk fokus menjaga organisasi pertahanan mereka yang rapat demi meredam amukan Argentina. Melalui strategi serangan balik cepat, Egypt berpotensi besar memberikan ancaman tambahan yang bisa mengakhiri langkah sang juara dunia di turnamen ini.