Legenda sepak bola Swedia, Zlatan Ibrahimovic, tidak menahan diri dalam memberikan penilaiannya terhadap pemain sayap Arsenal, Noni Madueke. Penampilan buruk sang pemain saat membela Timnas Inggris melawan Norwegia di babak perempat final Piala Dunia 2026 menjadi sorotan tajam sang mantan striker.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan dari CaughtOffside, Inggris berhasil melangkah ke babak semifinal Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 melalui babak perpanjangan waktu. Kendati demikian, performa Madueke di atas lapangan justru memicu kritik pedas dari Ibrahimovic yang bertugas sebagai pengamat di Fox Sports.
Madueke dipercaya tampil sebagai starter oleh pelatih Thomas Tuchel menyusul cedera yang dialami Bukayo Saka. Namun, pemain Arsenal tersebut dinilai gagal memanfaatkan peluang emas itu dan akhirnya ditarik keluar saat turun minum setelah performa yang mengecewakan di paruh pertama.
Menurut Ibrahimovic, Madueke tidak memberikan kontribusi berarti dan sering membuat keputusan yang salah sepanjang 45 menit penampilannya. "Saya harus mengatakan bahwa setiap kali dia mendapatkan bola, dia membuat keputusan yang salah, dan dia hanya berjalan di lapangan," ujar Ibrahimovic dengan nada sarkastis.
Ibrahimovic bahkan melontarkan sindiran yang sangat brutal dengan mengaitkannya pada insiden bola yang sempat mengenai kabel spidercam di stadion. "Bahkan jeda hidrasi tidak membantunya. Jika bola menyentuh kabel, maka kabel itu memiliki performa yang lebih baik daripada Madueke, sudah pasti," tambah pria asal Swedia tersebut.
Dari pantauan redaksi, statistik pertandingan memang memperkuat pernyataan keras Ibrahimovic. Ditugaskan untuk membongkar pertahanan Norwegia dari sisi kanan, Madueke tercatat menyudahi penampilannya yang singkat dengan torehan nol gol, nol asis, serta gagal melepaskan satu pun tembakan maupun dribel sukses.
Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa kegagalan Madueke dalam membantu pertahanan membuat sisi kanan Inggris sangat rapuh dan mudah ditembus. Hal ini disinyalir menjadi alasan kuat bagi Thomas Tuchel untuk segera melakukan pergantian pemain demi menyelamatkan keseimbangan taktik timnya.
Dengan bersiapnya Inggris menghadapi laga krusial di semifinal Piala Dunia 2026, penampilan mengecewakan ini diprediksi akan merusak peluang Noni Madueke untuk kembali menembus skuad utama di sisa turnamen akbar tersebut.