Seorang eksekutif papan atas dari perusahaan keuangan ternama JPMorgan Chase dilaporkan telah dipecat dari jabatannya. Keputusan tegas ini diambil oleh pihak manajemen setelah sebuah rekaman video mendadak viral di media sosial, memperlihatkan tindakan tidak terpuji sang eksekutif yang mengosongkan sebuah tempat sampah umum bertema Knicks langsung ke trotoar Manhattan sebelum membawa kabur tempat sampah tersebut selama parade juara tim basket New York City.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan rekaman video yang beredar luas menyusul perayaan gelar juara tim Knicks, sosok wanita yang diidentifikasi sebagai Angie Báez terlihat menumpahkan seluruh isi tong sampah berwarna biru dan oranye—yang meniru warna khas tim Knicks—ke tengah jalan raya. Tidak berhenti sampai di situ, pantauan redaksi dari klip tambahan yang beredar di jagat maya juga menunjukkan dirinya dengan santai membawa tempat sampah curian tersebut menerobos sistem kereta bawah tanah New York.
Menurut laporan dari media New York Post, juru bicara dari perusahaan JPMorgan Chase mengonfirmasi bahwa Angie Báez kini "sudah tidak lagi bekerja untuk perusahaan" setelah pihak internal melakukan peninjauan mendalam terhadap insiden viral tersebut. Sebelum dipecat, Báez memegang posisi mentereng sebagai Executive Director of Community and Industry Engagement untuk divisi Card and Connected Commerce di JPMorgan Chase.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tong sampah yang menjadi pusat kontroversi tersebut sebenarnya merupakan bagian dari seri terbatas yang dibuat khusus oleh New York City Department of Sanitation bersama perusahaan pakaian Only NY guna memeriahkan parade kejuaraan tim. Karena jumlahnya yang terbatas dan memiliki desain unik, benda fasilitas publik tersebut langsung menjadi barang koleksi yang sangat diburu oleh para penggemar berat klub basket tersebut.
Dari pengamatan tim redaksi, New York City Department of Sanitation langsung mengecam keras aksi vandalisme dan pencurian tersebut. Dalam sebuah pernyataan resmi kepada New York Post, lembaga tersebut menegaskan bahwa membuang sampah sembarangan di jalanan serta mencuri properti publik untuk kepentingan pribadi adalah perilaku ilegal yang antisosial. Mereka juga menambahkan bahwa melakukan kedua tindakan melanggar hukum tersebut secara sadar di depan kamera adalah hal yang sangat ceroboh.