Pasangan kreator TikTok yang dikenal dengan nama Dove Clubb baru-baru ini menjadi pusat kecaman publik setelah menyelenggarakan pesta pengumuman jenis kelamin anak atau "gender reveal" yang dinilai kontroversial. Berdasarkan pantauan tim redaksi di media sosial, kecaman tersebut mencuat setelah mereka melepaskan sekelompok burung merpati yang telah diwarnai dengan warna biru cerah ke udara sebagai simbol bahwa mereka tengah mendambakan seorang bayi laki-laki.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Aksi yang awalnya ditujukan untuk memeriahkan momen bahagia anak kedua mereka justru berujung pada kritik tajam dari netizen yang mengkhawatirkan keselamatan hewan-hewan tersebut. Menurut laporan dari 12News, perusahaan yang menyediakan jasa tersebut, Sacred Dove Release, menyatakan bahwa ini merupakan pertama kalinya bisnis mereka menggunakan pewarna pada burung. Meski begitu, pihak perusahaan membela diri dengan mengklaim bahwa mereka menggunakan pewarna makanan yang tidak beracun dan tidak berniat membahayakan burung-burung itu.
Dari pantauan redaksi terhadap tindak lanjut kasus ini, pihak Sacred Dove Release menambahkan bahwa sebagian besar merpati berhasil kembali pulang dengan selamat. Namun, beberapa burung lainnya dilaporkan telanjur diamankan oleh penampungan hewan lokal demi memastikan keselamatan dan kesehatan mereka setelah dilepaskan di alam bebas.
Menanggapi situasi yang kian memanas, Dove Clubb akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi dan mengaku bahwa mereka telah disesatkan oleh pihak profesional. "Kami telah meminta maaf atas bagian kami dalam masalah ini dan merasa sangat menyesal atas apa yang terjadi pada burung-burung tersebut. Kami diyakinkan oleh para profesional yang kami percaya menyayangi burung-burung ini bahwa hal ini tidak akan membahayakan mereka," tulis mereka dalam pernyataan media sosial yang kini telah dihapus namun tangkapan layarnya masih terus beredar luas.