Kabar mengejutkan datang dari industri hiburan Korea Selatan setelah grup idola NewJeans dan agensi mereka, HYBE, dilaporkan menghadapi gugatan hukum terkait dugaan plagiarisme. Berdasarkan laporan eksklusif dari media musik global Billboard, gugatan tersebut ditujukan khusus untuk salah satu lagu hit terbesar mereka yang berjudul "ETA".
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut laporan dokumen hukum yang diajukan oleh sebuah perusahaan penerbitan musik pada Selasa, 7 Juli 2026, lagu "ETA" dituding telah mencuri beberapa elemen penting dari sebuah trek lagu dansa terdahulu. Dari pantauan redaksi, gugatan hak cipta resmi ini secara spesifik mencantumkan nama seluruh anggota grup bentukan ADOR tersebut, yaitu Minji, Hanni, Haerin, Danielle, dan Hyein.
Berdasarkan detail gugatan yang beredar luas di media sosial, pihak penggugat menyatakan bahwa para tergugat memasukkan kombinasi elemen dalam komposisi musik dan rekaman suara "ETA" tanpa izin resmi. Kombinasi tersebut dinilai sangat mirip, bahkan hampir identik dengan kombinasi elemen orisinal dari lagu "Samir's Theme" milik All Surface tanpa adanya lisensi atau kompensasi finansial.
Dari pengamatan tim redaksi di platform digital, kasus ini menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen dan komunitas pencinta musik K-Pop global. Pasalnya, ini menjadi kasus hukum hak cipta kedua yang menerpa NewJeans setelah sebelumnya lagu "How Sweet" juga sempat tersandung masalah serupa beberapa waktu lalu.
Hingga saat berita ini diturunkan, pihak HYBE maupun manajemen NewJeans belum memberikan pernyataan resmi atau tanggapan lebih lanjut mengenai rincian gugatan pelanggaran hak cipta tersebut. Sementara itu, dokumen pengadilan mengonfirmasi bahwa proses hukum atas kemiripan instrumen lagu "ETA" dan "Samir's Theme" ini akan terus bergulir di pengadilan.