NadiAurora NadiAurora
/home / olahraga / Masuk SMP, Daebak 'The Return of...
OLAHRAGA

Masuk SMP, Daebak 'The Return of Superman' Bikin Ibunya Khawatir

by Tim Redaksi NadiAurora ⎯ 3 min read ⎯ 03 Juli 2026
Si An Daebak dari program variety show The Return of Superman yang beranjak remaja

Si An Daebak dari program variety show The Return of Superman yang beranjak remaja

Kekhawatiran mendalam tengah dirasakan oleh Lee Su Jin, istri dari mantan pemain sepak bola nasional Korea Selatan, Lee Dong Gook. Putranya, Si An, yang lebih dikenal dengan nama panggilan Daebak sejak membintangi program populer "The Return of Superman", kini telah tumbuh besar dan bersiap untuk memasuki jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Namun, transisi ini membawa dilema besar bagi sang ibu terkait masa depan pendidikan dan karier sang anak.

Melalui unggahan terbarunya, Lee Su Jin membagikan keluh kesahnya mengenai keputusan sulit yang harus segera diambil. Menurut penuturannya, saat ini teman-teman sebaya Si An sudah mulai menentukan pilihan sekolah mereka masing-masing. "Si An akan segera menjadi siswa sekolah menengah... Saya pikir kekhawatiran tentang penerimaan sekolah masih jauh, tetapi teman-temannya sudah membuat keputusan satu per satu, dan hanya Si An yang belum memutuskan. Di mana tempat yang tepat untuk mengirimnya? Apakah pilihan ini benar-benar jalan terbaik untuknya?" ungkap Lee Su Jin.

Berdasarkan pantauan redaksi, kegalauan Lee Su Jin semakin memuncak karena Si An berniat mengikuti jejak ayahnya menjadi seorang pesepak bola. Pilihan tersebut menuntut sang anak untuk mandiri di usia yang sangat muda, termasuk kemungkinan harus tinggal di asrama tim. Hubungan erat antara ibu dan anak yang selama ini terlihat di layar kaca tampaknya membuat proses pelepasan ini menjadi jauh lebih emosional bagi keluarga mereka.

Lee Su Jin mengekspresikan rasa berat hatinya jika harus membiarkan Si An hidup terpisah darinya. "Dia masih tampak seperti bayi yang tidak bisa melakukan apa pun sendiri... Tidak peduli seberapa bagus timnya, apakah benar membiarkannya tinggal di asrama, memperbaiki kebiasaan makannya yang pemilih, merawat dirinya sendiri, dan belajar hidup mandiri? Mengapa dia harus keluar dari perawatan ibunya di usia semuda itu hanya karena dia ingin menjadi pemain sepak bola?" ujarnya dengan penuh rasa cemas.

Lebih lanjut, Lee Su Jin mengakui bahwa secara mental, baik dirinya maupun sang putra belum sepenuhnya siap menghadapi fase baru ini. Dari pengamatan tim redaksi, perasaan sentimental seorang ibu sangat mendominasi keputusannya saat ini. "Saya rasa Si An belum siap secara mental... Sejujurnya, saya pikir sayalah yang paling tidak siap. Jika dia memang akan terus bermain sepak bola, akan tiba harinya di mana dia harus berlatih di kamp dan meninggalkan rumah. Tapi mengapa hari itu harus sekarang? Memikirkannya saja membuat saya menangis," tambahnya.

Menurut pengakuannya, Si An juga mulai menunjukkan tanda-tanda pubersitas yang lumrah dialami anak seusianya. Meski kerap mengomeli sang anak, Lee Su Jin tetap ingin menghabiskan waktu lebih lama bersama putranya. Ia juga telah mencoba mencari masukan dari orang-orang sekitar, namun nasihat yang saling bertentangan justru membuatnya semakin bingung antara harus merelakannya pergi atau menahannya sedikit lebih lama.

Di akhir pernyataannya, Lee Su Jin menyadari bahwa tidak ada jawaban yang mutlak benar dalam pola asuh anak, terutama bagi para ibu yang memiliki anak atlet di kelas enam sekolah dasar. Sebagai informasi, pasangan Lee Dong Gook dan Lee Su Jin yang merupakan mantan Miss Korea Hawaii ini dikaruniai seorang putra dan empat putri. Popularitas global mereka melejit setelah membagikan momen kebersamaan keluarga yang hangat dalam acara variety show "The Return of Superman".

// TOPICS
#the_return_of_superman #daebak #si_an #lee_dong_gook #lee_su_jin #k-wave #artis_korea #pola_asuh_anak
Peramu Cerita Hiburan & Gaya Hidup

Tim Redaksi NadiAurora adalah kawan-kawan yang terlalu banyak nonton, dengar, dan bertanya, lalu memutuskan untuk menulis. Terdiri dari jurnalis hiburan, pengamat budaya pop, dan pencinta seni yang muak dengan konten hiburan dangkal. Kami menyajikan cerita yang mengajak pembaca tersenyum, berpikir, dan terinspirasi. Bukan yang tercepat, tapi yang paling haus makna.