Pasangan idol legendaris Korea Selatan, Moon Hee Jun dan Soyul, mendadak menjadi sorotan publik setelah mengumumkan rencana masa depan putri mereka, Hee Yul. Bocah yang baru menginjak usia 9 tahun tersebut dikabarkan tengah mempersiapkan diri untuk memulai kariernya di industri K-Pop.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pantauan redaksi dari kanal YouTube pribadi mereka, JAM2 HOUSE, pengumuman ini disampaikan saat keduanya menjawab berbagai pertanyaan dari para penggemar. Ketika ditanya mengenai ketertarikan sang anak untuk mengikuti audisi, mantan personel H.O.T, Moon Hee Jun, membenarkan bahwa putrinya memang memiliki minat yang besar di bidang tersebut.
Menurut penjelasan Moon Hee Jun, awalnya ia berencana mengirim Hee Yul ke akademi pelatihan beberapa tahun lagi. Namun, setelah melihat kesiapan sang putri saat ini, ia memutuskan untuk mendaftarkannya ke akademi profesional mulai tahun ini. Ia juga menegaskan bahwa Hee Yul baru akan mengikuti audisi resmi setelah mencapai tingkat kemampuan yang diinginkan oleh para ahli.
Dari pengamatan tim redaksi, keputusan ini diambil Moon Hee Jun dengan penuh pertimbangan karena ia sangat memahami kerasnya industri hiburan. Mengenang masa lalunya sebagai trainee yang harus berlatih 12 jam sehari, ia menyatakan bahwa kerja keras adalah kunci utama. Ia juga menambahkan bahwa sang putri harus siap mengorbankan waktu bermainnya, seperti pesta piyama bersama teman-teman, demi mengejar impian ini.
Pengakuan jujur dari Moon Hee Jun ini menuai reaksi yang beragam di jagat maya. Sebagian besar penggemar di Korea Selatan menyambut antusias kabar tersebut dan menilai Hee Yul memiliki bakat genetik yang kuat dari kedua orang tuanya untuk menjadi bintang K-Pop sukses di masa depan.
Sebaliknya, gelombang skeptisisme justru datang dari sejumlah penggemar internasional. Menurut opini yang beredar di media sosial, beberapa pihak menilai keputusan orang tua tersebut kurang bijak karena membiarkan anak yang masih sangat muda masuk ke dalam sistem industri K-Pop yang dikenal eksploitatif, terlebih sang ayah sudah mengetahui risiko beratnya sejak awal.