Pelaksanaan tes pramusim Formula One menjadi agenda yang sangat krusial bagi seluruh tim dan pembalap untuk beradaptasi dengan jet darat baru mereka. Berdasarkan jadwal yang telah ditentukan, pengujian ini menjadi kesempatan perdana bagi sepuluh kontestan untuk berkumpul di satu lintasan yang sama sebelum seri pembuka dimulai.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut laporan yang dihimpun, tes pramusim kali ini dipusatkan di Bahrain International Circuit selama tiga hari penuh. Setiap harinya, sesi uji coba dibagi menjadi dua bagian dengan total durasi mencapai delapan setengah jam, yang dipisahkan oleh waktu istirahat selama satu jam.
Dari pantauan redaksi, karakteristik lintasan di Bahrain yang memiliki trek lurus panjang serta tikungan tajam yang menantang sengaja dipilih agar tim dapat menguji ketahanan mobil dalam berbagai situasi ekstrem. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang menggelar dua kali sesi uji coba, kali ini otoritas terkait hanya menyediakan satu akhir pekan pengujian karena tidak adanya perubahan regulasi teknis yang radikal.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi di lapangan, penonton mungkin akan melihat beberapa perangkat aneh yang dipasang pada bodi mobil, serta penggunaan cat khusus berwarna menyala yang dikenal sebagai "flow-vis paint". Berbagai instrumen yang dipenuhi sensor tersebut berfungsi untuk mengukur dan melihat aliran udara yang melewati mobil demi menyempurnakan aspek aerodinamika.
Aturan ketat juga diberlakukan selama sesi ini, di mana setiap tim hanya diperbolehkan menurunkan satu mobil saja di lintasan pada waktu yang sama demi membatasi kepadatan lalu lintas sirkuit. Pihak manajemen tim memiliki kebebasan penuh untuk mengatur pembagian jadwal mengemudi bagi para pembalap mereka tanpa ada batasan jarak tempuh.