Pendiri Valve, Gabe Newell, dilaporkan tengah mendanai salah satu proyek eksplorasi samudra paling ambisius di dunia. Melalui organisasi riset maritim miliknya yang bernama Inkfish, Newell menggelontorkan dana sekitar 815 juta dolar AS atau setara Rp13,3 triliun untuk membangun sebuah kapal riset raksasa bernama RV11000.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pantauan redaksi, perusahaan pembuat kapal asal Norwegia, VARD, mengonfirmasi telah mengamankan kontrak pembuatan kapal tersebut. RV11000 dirancang khusus untuk mendukung ekspedisi ilmiah ke wilayah laut yang paling dalam dan belum terjamah di bumi, guna membantu para peneliti menemukan hal baru.
Menurut siaran pers resmi, RV11000 akan memiliki spesifikasi panjang mencapai 162 meter dan lebar 28 meter. Ukuran masif ini menjadi peningkatan signifikan dari proyek pertama Newell, yaitu RV6000, yang menelan biaya 300 juta dolar AS dan dijadwalkan meluncur pada tahun 2028.
Kapal canggih ini nantinya mampu mendukung pemetaan dasar laut, pengumpulan sampel, pengoperasian kendaraan bawah air nirkawak (ROV), hingga misi kapal selam pada kedalaman maksimal 11.000 meter. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, spesifikasi ini memungkinkan ilmuwan menyentuh titik terdalam dari samudra di bumi.
Untuk mendukung misi ekstrem tersebut, RV11000 dilengkapi sistem peluncuran kapal selam, hanggar khusus untuk dua kapal selam berawak, sistem pengambil sampel sepanjang 40 meter, serta alat pengangkat khusus berkapasitas operasi hingga kedalaman 15.000 meter.
Dari pantauan redaksi, salah satu fitur paling menonjol adalah pemasangan instalasi baterai terbesar yang pernah ada di industri perkapalan menurut VARD. Sistem baterai ini memungkinkan RV11000 beroperasi tanpa suara hingga 12 jam, sehingga mengurangi gangguan kebisingan terhadap biota laut.
Kapal ini juga akan dilengkapi dengan empat stabilisator aktif untuk menghadapi ombak besar, area laboratorium, ruang kerja, kantor, serta akomodasi kabin pribadi untuk menampung hingga 130 ilmuwan beserta kru kapal.
"Kapal generasi berikutnya ini dibangun berdasarkan desain terdahulu untuk memberikan kemampuan, fleksibilitas, dan jangkauan yang jauh lebih besar dalam mendukung sains," ujar Stu Buckle, perwakilan Inkfish untuk proyek baru.
Menurut Stu Buckle, RV11000 akan menjadi platform khusus yang mendobrak batasan dalam riset maritim serta memperkuat kemampuan ilmuwan untuk membuka pemahaman baru tentang samudra kita.
Berdasarkan jadwal, pengiriman kapal riset super mahal ini ditargetkan pada kuartal pertama tahun 2030 mendatang. Sembari menunggu proyek ambisius ini rampung, bos Valve tersebut kini diketahui tinggal di rumah mewah senilai 71 juta dolar AS di Florida yang memiliki akses terowongan pribadi langsung menuju pantai.