NadiAurora NadiAurora
/home / olahraga / Bisakah Anthony Joshua Kembali...
OLAHRAGA

Bisakah Anthony Joshua Kembali Merebut Gelar Juara Dunia Kelas Berat?

by Tim Redaksi NadiAurora ⎯ 3 min read ⎯ 07 Juli 2026
Anthony Joshua petinju kelas berat asal Inggris bersiap menghadapi pertarungan berikutnya

Anthony Joshua petinju kelas berat asal Inggris bersiap menghadapi pertarungan berikutnya

"Uang, uang, uang. Saya suka menghasilkan uang," potong Anthony Joshua dengan tegas. "Terang saja, ini adalah olahraga pertarungan demi hadiah. Saya pernah bangkrut, keluarga saya pernah bangkrut, saya tahu apa arti semua ini. Saya melakukannya karena saya mahir dan saya bekerja keras. Ketika semuanya selesai, tidak akan ada lagi yang peduli pada saya, jadi saya harus memanfaatkannya sebaik mungkin selagi di sini."

Pernyataan tersebut memicu banyak analisis dari berbagai pihak. Seperti biasa, muncul tuduhan bahwa Anthony Joshua "menunjukkan watak aslinya" atau pandangan serupa lainnya. Di sisi lain, dari pantauan redaksi, ada juga kekhawatiran yang lebih beralasan mengenai kondisi mental Anthony Joshua setelah periode paling menghukum dalam kariernya, di mana ia menelan tiga kekalahan dalam lima pertarungan terakhirnya, termasuk kekalahan angka berturut-turut dari master pound-for-pound, Oleksandr Usyk.

Berdasarkan data bisnis pertarungan, jika kata-kata Anthony Joshua dinilai apa adanya, satu hal yang jelas: dia adalah salah satu pelaku paling sukses sepanjang masa dalam menukar pukulan dengan uang tunai. Ia diperkirakan telah menghasilkan sekitar 200 juta poundsterling selama kariernya, dengan kekayaan bersih petinju berusia 33 tahun itu diperkirakan mencapai sekitar 120 juta poundsterling.

Tentu saja, ia bukan sekadar mesin pencetak uang. Menurut catatan sejarah tinju, Anthony Joshua adalah juara dunia kelas berat unifikasi dua kali, setelah naik ke puncak divisi dalam waktu singkat bermodalkan medali emas Olimpiade yang dimenangkannya pada pertarungan amatir ke-43 di London 2012. Sejarah tinju dipenuhi dengan kisah-kisah petarung tercinta yang ditipu, ditolak kesempatan dan prestasinya, serta ditinggalkan dalam kondisi hancur setelah olahraga ini selesai memanfaatkan mereka. Berdasarkan hal tersebut, "Proyek Anthony Joshua" dapat dikatakan sebagai sebuah kesuksesan yang luar biasa.

Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa penilaian Anthony Joshua bahwa "tidak akan ada orang yang peduli padanya" ketika ia pensiun tampaknya kurang akurat. Pria ini, pada puncak masa kejayaan pertamanya, berhasil menjual habis tiket stadion dalam empat pertarungan berturut-turut melawan Wladimir Klitschko, Carlos Takam, Joseph Parker, dan Alexander Povetkin. Selama sebagian besar dekade terakhir, ia telah menjadi sosok raksasa dalam lanskap olahraga Inggris dan global.

Namun, divisi kelas berat saat ini sedang menikmati era keemasan di tahun-tahun pasca-Klitschko. Tyson Fury adalah juara WBC yang secara luas dianggap sebagai nomor satu di divisi ini. Ada juga Deontay Wilder yang memukul lebih keras daripada hampir semua pria besar lainnya, serta Oleksandr Usyk yang merebut gelar IBF, WBA, dan WBO dari Anthony Joshua di London pada September 2021 dan mempertahankannya dalam pertandingan ulang di Arab Saudi.

Sejak kekalahan mengejutkan pertama dalam kariernya dari Andy Ruiz Jr pada Juni 2019, kebangkitan cepat Anthony Joshua dan kelemahan yang ditutupinya telah menyusulnya dengan menyakitkan. Komitmen Anthony Joshua terhadap keahliannya dan pencarian pengetahuan memang sangat dikagumi, namun hasilnya sejauh ini masih campur aduk. Melalui kemitraan baru dengan pelatih Derrick James, ia diharapkan bisa kembali menjadi petinju pemukul yang menakutkan seperti di masa-masa awalnya.

Kini, realitas telah mengejar mimpi besar tersebut. Bagaimana Anthony Joshua, dengan bantuan Derrick James dan orang-orang di sekitarnya, menangani situasi ini akan menentukan bagaimana tepatnya ia akan diingat dalam panteon tinju dunia. Sekali lagi, ia berada di wilayah yang belum pernah dijelajahi sebelumnya.

// TOPICS
#anthony_joshua #tinju_dunia #kelas_berat #tyson_fury #oleksandr_usyk #derrick_james #berita_tinju
Peramu Cerita Hiburan & Gaya Hidup

Tim Redaksi NadiAurora adalah kawan-kawan yang terlalu banyak nonton, dengar, dan bertanya, lalu memutuskan untuk menulis. Terdiri dari jurnalis hiburan, pengamat budaya pop, dan pencinta seni yang muak dengan konten hiburan dangkal. Kami menyajikan cerita yang mengajak pembaca tersenyum, berpikir, dan terinspirasi. Bukan yang tercepat, tapi yang paling haus makna.