Petinju tak terkalahkan Naoya Inoue menyuguhkan performa luar biasa dengan meruntuhkan perlawanan ketat petinju veteran Nonito Donaire. Pertandingan ulang yang telah lama dinanti-nantikan ini berakhir dengan kemenangan knockout teknis (TKO) yang memukau bagi sang tuan rumah pada ronde kedua.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan jalannya pertandingan, petinju berjuluk "The Monster" tersebut kini memperpanjang rekor profesionalnya menjadi 23-0 dengan 20 kemenangan KO. Melalui kemenangan fantastis ini, Naoya Inoue sukses menambahkan sabuk juara kelas bantam versi WBC ke dalam koleksi gelar WBA (Super) dan IBF miliknya yang telah dipertahankan sebelumnya.
Pertarungan yang digelar di Saitama Super Arena ini berjalan sangat timpang jika dibandingkan dengan duel pertama mereka pada November 2019 yang berlangsung sengit sepanjang 12 ronde. Dari pantauan redaksi, Nonito Donaire yang kini berusia 39 tahun langsung terkapar di kanvas menjelang akhir ronde pertama setelah menerima pukulan kanan pendek yang telak di pelipisnya.
Menurut pengamatan tim redaksi, momentum tersebut dimanfaatkan dengan sangat klinis oleh Naoya Inoue begitu ronde kedua dimulai. Kombinasi pukulan hook kiri dan uppercut bertubi-tubi yang dilepaskan sang superstar memaksa wasit Michael Griffin menghentikan pertandingan demi keselamatan Nonito Donaire saat ronde kedua baru berjalan 84 detik.
Kekalahan ini memicu spekulasi bahwa laga tersebut mungkin menjadi penampilan terakhir bagi sang veteran asal Filipina di ring tinju profesional. Kendati demikian, pencapaian karier Nonito Donaire yang luar biasa di empat divisi berbeda tetap menempatkannya sebagai salah satu calon legenda besar dalam sejarah Hall of Fame tinju dunia.