Sejarah waralaba Cleveland Cavaliers memang tidak bisa dipisahkan dari sosok LeBron James. Selama 11 musim pengabdiannya dalam dua periode berbeda, sang megabintang sukses membawa timnya lolos ke babak playoff di hampir setiap musim dan mempersembahkan gelar juara satu-satunya bagi klub pada tahun 2016 lalu.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Namun, berdasarkan statistik performa yang dilansir dari Sporting News, catatan sejarah Cleveland Cavaliers di babak postseason tanpa kehadiran James cenderung kurang memuaskan. Meskipun sempat melahirkan beberapa pemain kompetitif seperti World B. Free, Mark Price, hingga era Donovan Mitchell saat ini, klub asal Ohio tersebut dinilai belum mampu kembali ke level elite.
Sebelum LeBron James memulai debutnya pada tahun 2003, Cleveland Cavaliers telah bermain selama 33 musim sejak tahun 1970 dan hanya berhasil menembus playoff sebanyak 13 kali. Menurut data historis, pencapaian tertinggi klub sebelum era James hanyalah mencapai babak Eastern Conference Finals pada tahun 1976 dan 1992.
Dari pantauan redaksi, setelah kepergian James untuk kedua kalinya menuju Los Angeles, Cleveland Cavaliers sempat absen dari playoff sebelum akhirnya kembali bangkit pada tahun 2023. Hingga menjelang kesuksesan mereka menembus Eastern Conference Finals pada musim 2026 ini, tim pasca-LeBron James tercatat baru menyelesaikan tiga kali penampilan pascamusim.
Sebagai perbandingan, sembilan perjalanan playoff yang dilalui Cleveland Cavaliers bersama James menghasilkan total 97 kemenangan dengan persentase keberhasilan mencapai 63,8 persen. Sementara itu, berdasarkan pengamatan tim redaksi terhadap rekor tanpa sang legenda, Cleveland Cavaliers hanya mencatatkan persentase kemenangan 37,9 persen di postseason dan harus tersingkir di putaran pertama sebanyak 11 kali.