Klub raksasa Spanyol Real Madrid kini harus berjuang keras agar performa mereka tidak merosot tajam menjelang akhir musim kompetisi 2024/2025. Skuad asuhan Carlo Ancelotti baru saja tersingkir dari ajang bergengsi UEFA Champions League oleh Arsenal dan terpaksa menelan kekalahan pahit 3-2 dari rival abadi mereka Barcelona dalam laga final Copa del Rey yang berlangsung sengit.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Persaingan memperebutkan gelar juara La Liga kini menjadi satu-satunya peluang terakhir bagi Carlo Ancelotti untuk mempersembahkan trofi sebelum pelatih kawakan asal Italia tersebut meninggalkan Santiago Bernabeu pada musim panas ini demi menakhodai tim nasional Brazil. Saat ini, Real Madrid masih tertinggal empat poin dari Barcelona yang memuncaki klasemen dengan menyisakan lima pertandingan krusial, termasuk laga El Clasico di Catalonia.
Menanggapi situasi sulit yang dihadapi timnya, bintang lini tengah Fede Valverde memberikan pandangannya mengenai penurunan performa Los Blancos di fase krusial ini. Pemain internasional Uruguay tersebut melayangkan kritik secara tersirat terhadap padatnya jadwal pertandingan yang harus dijalani oleh para pemain sepanjang musim.
Berdasarkan pantauan redaksi, Fede Valverde tampil habis-habisan selama 120 menit dalam pertandingan maraton di Sevilla meskipun akhirnya harus kalah. Melalui unggahan di media sosial pribadinya, pemain berusia 26 tahun itu mengakui bahwa beban kerja yang sangat tinggi telah menguras kondisi fisik serta mental skuad Real Madrid.
Menurut pernyataan resmi Fede Valverde di akun media sosialnya, kekalahan ini menjadi konsekuensi logis dari kelelahan akut yang melanda tim. "Itu terjadi lagi [kekalahan]. Dan itu pasti akan terjadi berkali-kali lagi, karena di jalur ini, adalah hal yang normal bagi seseorang untuk tumbang setelah menempuh bermil-mil perjalanan," tulis gelandang enerjik tersebut.
Fede Valverde juga mengungkapkan rasa frustrasi yang mendalam atas kegagalan mempersembahkan trofi Copa del Rey bagi para penggemar setia. "Ini membuat saya sedih, membuat saya marah, dan membuat saya merasa tidak berdaya. Saya merasa seperti telah mengecewakan mereka," lanjutnya dalam pesan emosional kepada publik.
Dari pengamatan tim redaksi, Real Madrid tercatat telah memainkan 33 pertandingan di kompetisi domestik La Liga dan enam laga melelahkan menuju final Copa del Rey. Keadaan ini diperparah oleh perjalanan jauh untuk mengikuti FIFA Intercontinental Cup di Qatar serta Piala Super Spanyol yang digelar di Arab Saudi.
Carlo Ancelotti sendiri secara konsisten terus melontarkan kritik tajam kepada otoritas sepak bola terkait penyusunan jadwal yang dinilai tidak manusiawi bagi para pemain. Selain penambahan jumlah pertandingan di format baru Liga Champions, Real Madrid juga dijadwalkan bertanding di kompetisi FIFA Club World Cup yang akan dimulai pertengahan Juni mendatang.