Situs raksasa Spanyol, Real Madrid, diprediksi akan menghadapi perombakan skuad besar-besaran menyusul kegagalan total mereka di berbagai kompetisi musim ini. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, kegagalan Los Blancos mempertahankan gelar La Liga dari Barcelona, kekalahan di final Copa del Rey, serta tersingkirnya mereka dari UEFA Champions League oleh Arsenal, telah memaksa manajemen mengambil langkah ekstrem, termasuk mendepak pelatih legendaris Carlo Ancelotti.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Carlo Ancelotti dikabarkan segera meninggalkan Santiago Bernabeu untuk menakhodai tim nasional Brasil. Sebagai gantinya, Xabi Alonso berada di jalur utama untuk menempati kursi kepelatihan Madrid. Dari pantauan redaksi, mantan gelandang tersebut telah menyusun rencana transfer ambisius, dengan membidik bek Liverpool, Trent Alexander-Arnold, sebagai rekrutan pertamanya di bursa transfer musim panas.
Namun, kedatangan Xabi Alonso juga memicu potensi eksodus bintang-bintang besar, salah satunya adalah penyerang asal Brasil, Rodrygo Goes. Menurut laporan dari Marca, pemain berusia 24 tahun itu merasa semakin frustrasi karena merasa tersisih dari pusat perhatian yang saat ini lebih banyak tertuju pada Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham.
Spekulasi mengenai kepindahan Rodrygo semakin memanas setelah sang pemain hanya duduk di bangku cadangan saat Real Madrid menelan kekalahan krusial dari Barcelona. Meskipun Carlo Ancelotti sempat berdalih bahwa kondisi fisik sang penyerang belum sepenuhnya bugar, rumor ketidakpuasan Rodrygo tetap tak terbendung di kalangan media Spanyol.
Posisi Rodrygo di bawah asuhan Alonso juga kian terancam karena sang pelatih baru dilaporkan ingin memboyong Florian Wirtz dari Bayer Leverkusen. Berdasarkan analisis situasi transfer saat ini, manajemen Real Madrid dikabarkan siap melepas Rodrygo jika ada tawaran fantastis senilai 85 juta poundsterling yang masuk, dengan Arsenal dan Liverpool memantau ketat situasi sang pemain.
Pihak hierarki klub dikabarkan mulai jengah dengan sikap Rodrygo yang merasa tidak lagi dianggap sebagai pilar krusial. Penjualan bernilai tinggi ini tampaknya juga diproyeksikan oleh manajemen Real Madrid guna mendanai gelombang kedatangan pemain-pemain baru yang diinginkan oleh Xabi Alonso dalam proyek revolusinya.