Aksi protes dalam dunia komunitas game kembali mencapai level yang ekstrem. Pengembang game simulasi romansa populer Love and Deepspace, Infold, baru-baru ini secara resmi membatalkan peluncuran karakter pria terbaru mereka yang bernama Valko, atau yang juga dikenal sebagai Ao Yin.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan dari Dexerto, keputusan drastis ini diambil setelah gelombang protes dari para pemain lama meluap dari jagat maya hingga ke dunia nyata. Para penggemar yang geram dilaporkan melakukan tindakan nekat dengan mengirimkan paket berisi kotoran sapi ke kantor Infold, serta menimbun bunga krisan pemakaman dan spanduk kutukan di sekitar pajangan Valko di luar markas besar perusahaan tersebut.
Menurut pantauan redaksi, kemarahan luar biasa dari basis penggemar ini bukan disebabkan oleh desain karakter Valko yang berwujud manusia serigala. Para pemain lama menuduh pihak developer telah mengalihkan sumber daya untuk karakter baru tersebut, padahal lima karakter pria orisinal yang sudah ada dinilai kurang mendapatkan perhatian, bahkan beberapa di antaranya telah menunggu lebih dari 500 hari untuk pembaruan bab cerita segar.
Menanggapi situasi yang semakin tidak kondusif, pihak Infold akhirnya merilis surat permintaan maaf resmi melalui akun X Love and Deepspace. Pihak studio mengakui bahwa mereka terburu-buru memperkenalkan Valko sebelum benar-benar siap, dan berjanji tidak akan menambahkan opsi karakter romansa baru lagi di masa mendatang untuk menjaga fokus pada lima karakter utama.
Dari pengamatan tim redaksi, sebagai bentuk kompensasi atas kekacauan ini, pihak developer membagikan hadiah gratis berupa satu Deepspace Wish setiap hari selama 30 hari ke depan bagi pemain yang masuk ke dalam game. Meskipun keputusan pembatalan ini menenangkan sebagian pemain di China, hal ini memicu kekecewaan bagi komunitas pemain global yang sebenarnya menantikan kehadiran Valko.
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, akibat dari kontroversi besar ini, akun media sosial Infold di China dikabarkan telah kehilangan hampir satu juta pengikut. Penjagaan keamanan di sekitar kantor pengembang juga dilaporkan langsung diperketat guna mengantisipasi tindakan vandalisme lebih lanjut dari para penggemar.