Amazon Digugat, Remaja Terluka Parah Usai Truk Tabrak Bus Sekolah
Keluarga dari seorang remaja asal Indiana yang mengalami cedera otak traumatis resmi menggugat raksasa e-commerce Amazon. Gugatan hukum ini dilayangkan setelah sebuah truk menabrak bus sekolah mini hingga terbalik pada tahun lalu.
Selain Amazon, gugatan juga diarahkan kepada sebuah perusahaan truk dan pejabat wilayah setempat. Mereka dinilai gagal menghentikan pengemudi truk yang memiliki rekam jejak pelanggaran lalu lintas serta penggunaan narkoba selama 20 tahun.
Peristiwa tragis ini terjadi pada 8 Mei 2025 ketika Lucas Bradshaw yang saat itu berusia 16 tahun sedang bepergian bersama tim bisbolnya. Sebuah truk yang dikemudikan oleh Shawn Akison (42) menghantam bagian belakang bus sekolah mereka dengan sangat keras.
Berdasarkan dokumen gugatan, Akison diketahui mengemudi di bawah pengaruh fentanyl dan sedang membuka aplikasi Amazon di ponselnya. Ia melaju dengan kecepatan lebih dari 75 mph di zona yang seharusnya berkecepatan maksimal 45 mph.
Akibatnya, Bradshaw terlempar sekitar 75 kaki dari bus dan sempat koma selama 54 hari setelah menjalani operasi otak darurat. Remaja tersebut harus menghabiskan total 125 hari di rumah sakit untuk menjalani rehabilitasi intensif.
"Ini adalah sebuah tragedi, dan hati kami bersama keluarga yang terdampak saat mereka pulih, serta seluruh komunitas LaPorte County," ujar seorang juru bicara Amazon memberikan pernyataan resmi.
Pihak keluarga kini menuntut ganti rugi karena menilai Amazon dan Elite Courier tidak melakukan pemeriksaan latar belakang pengemudi secara benar. Gugatan juga ditujukan kepada St. Joseph County karena kepolisian setempat diduga menghentikan pengejaran truk ugal-ugalan tersebut tanpa melapor ke wilayah tetangga.
Artikel Lainnya
Pemerintah Kabupaten Subang resmi menggelar West Java International Fun Folk Festival (WJIFFF) 2026 dengan menyambut del...
Ayam goreng kriuk kremes terus mempertahankan eksistensinya sebagai salah satu hidangan favorit masyarakat Indonesia. Ko...
Pembalap Scuderia Ferrari Charles Leclerc harus puas finis di posisi kedua pada gelaran Formula 1 GP Belgia. Meski gagal...
Kehadiran Presiden AS Donald Trump pada final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife memicu kontroversi setelah ia disoraki...
Dr. Rielly Lontoh, S.H., M.Kn., dosen Universitas Jayabaya, dipercaya menjadi pembicara dalam 5-Day Faculty Development ...