Perjalanan karier Damar Hamlin dari seorang pemain pilihan draf putaran akhir hingga menjadi kontributor level tinggi di kompetisi NFL mungkin bukan cerita baru di dunia olahraga. Namun, hal itu tidak membuat kisah hidupnya menjadi kurang istimewa. Pemain bertahan Buffalo Bills berusia 24 tahun ini telah menghadapi berbagai kesulitan di setiap tahap karier sepak bola maupun kehidupan pribadinya.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan rekam jejaknya, Damar Hamlin lahir dan dibesarkan di McKees Rocks, Pennsylvania, sebuah kawasan di Pittsburgh yang kerap dilanda ketimpangan sistemik. Masa kecilnya dipenuhi tantangan berat setelah sang ayah dipenjara akibat kasus narkoba. Situasi ini memaksa Hamlin remaja harus bekerja keras membantu ibunya mengelola tempat penitipan anak dan bisnis pembersihan kantor hingga larut malam setelah menyelesaikan latihan Amerika Serikat football di sekolahnya.
Menurut penuturan Damar Hamlin dalam sebuah wawancara lama, dedikasi tersebut ia lakukan demi meringankan beban sang ibu. "Hari Rabu selalu menjadi hari terpanjang bagi kami. Ibu bekerja dari jam 6 pagi sampai 6 sore, lalu kami pergi membersihkan kantor klien hingga jam 10 atau 12 malam. Saya memiliki etos kerja itu di dalam diri, seolah tidak ada hal yang terlalu berat jika dilakukan demi ibu," ungkap Hamlin.
Dari pengamatan tim redaksi, kerja keras tersebut membuahkan hasil luar biasa saat ia bersekolah di Central Catholic High School hingga meraih penghargaan Class AAAA Defensive Player of the Year. Memilih tetap dekat dengan kampung halamannya, ia kemudian membela University of Pittsburgh di level kuliah dan mencatatkan statistik impresif dengan 275 tekel dan enam intersepsi, yang akhirnya memikat Buffalo Bills untuk memilihnya pada draf putaran keenam tahun 2021.
Meski mengawali karier profesional dari urutan bawah, cedera yang dialami pemain utama Micah Hyde pada pekan kedua musim ini memberikan jalan bagi Damar Hamlin untuk masuk sebagai starter. Ia tampil memukau di lapangan sepanjang tahun 2022 dengan torehan 91 tekel. Dari pantauan redaksi, sang safety kini tengah berjuang melewati masa kritis di rumah sakit Cincinnati setelah mengalami henti jantung (cardiac arrest) akibat benturan keras dalam laga hari Senin malam melawan Tee Higgins.
Terlepas dari kondisi kesehatannya saat ini, rekan setimnya Rodger Saffold menggambarkan Damar Hamlin sebagai sosok yang "baik, peduli, dan pekerja keras". Sifat mulianya terbukti lewat aksi sosial penggalangan dana mainan anak-anak yang ia mulai sejak masa kuliah di McKees Rocks. Berdasarkan pantauan terkini, badan amal yang awalnya hanya menargetkan dana sebesar 2.500 dolar AS tersebut kini telah dibanjiri donasi dari masyarakat hingga melampaui angka 4 juta dolar AS sebagai bentuk dukungan moral bagi sang pemain.