Inggris Keok dari Argentina, Strategi Penakut Thomas Tuchel Jadi Sorotan
Kekalahan menyakitkan harus ditelan Timnas Inggris saat berhadapan dengan Argentina di Piala Dunia 2026. Sempat unggul lebih dulu, skuad The Three Lions justru tak berkutik setelah sang manajer, Thomas Tuchel, memutuskan untuk melepaskan kendali permainan dan membiarkan armada Tango mendominasi total di atas lapangan.
Statistik menunjukkan hancurnya kreativitas Inggris di babak kedua setelah unggul di menit ke-55 hingga kebobolan gol kemenangan Argentina di menit ke-90+2. Dalam rentang waktu tersebut, Seleccion mencatatkan penguasaan bola hingga 88 persen. Lionel Messi memanfaatkan momentum ini dengan mengirimkan umpan-umpan presisi yang menguji lini belakang Inggris sebelum akhirnya Lautaro Martinez memastikan kemenangan Argentina.
Petaka bagi Inggris dimulai pada menit ke-69 ketika lini pertahanan mereka digempur habis-habisan oleh Argentina. Tuchel mengambil keputusan kontroversial dengan menarik keluar sang pencetak gol, Anthony Gordon, demi memasukkan bek Ezri Konsa. Strategi ini dinilai memperlihatkan mentalitas bertahan yang terlalu dini.
Bencana tidak berhenti sampai di situ karena pelatih asal Jerman tersebut kembali memasukkan Dan Burn dan Nico O'Reilly untuk menambah jumlah pemain bertahan. Keputusan ini berbuah fatal saat Enzo Fernandez menyamakan kedudukan hanya tiga menit kemudian, diikuti oleh gol penentu kemenangan dari Lautaro Martinez.
"Kami memutuskan untuk kembali ke formasi lima bek karena tim lawan semakin sering melepaskan umpan silang. Kami harus menutup ruang dan kuat dalam duel udara. Saya rasa memasukkan pemain ofensif tidak akan mengubah apa pun," dalih Tuchel seusai laga.
Kendati performa pemain kunci seperti Jude Bellingham dan Harry Kane juga mengecewakan, keputusan pergantian pemain Tuchel tetap menjadi sorotan utama. Ketika Inggris memilih untuk mundur dan bertahan total, Lionel Messi dan kolega justru semakin leluasa merangsek maju dan menghukum strategi pragmatis tersebut.
Artikel Lainnya
Kehadiran Presiden AS Donald Trump pada final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife memicu kontroversi setelah ia disoraki...
Babak final Piala Dunia 2026 menyajikan duel ideal antara juara bertahan Argentina melawan Spanyol di New York-New Jerse...
Penjaga gawang veteran Meksiko Guillermo Ochoa menerima surat emosional dari putrinya yang berusia 13 tahun, Lucciana, d...
Klub raksasa Premier League, Arsenal, dilaporkan segera merampungkan proses transfer winger andalan Club Brugge, Christo...
Didier Deschamps mengumumkan bahwa pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 melawan Inggris di Miami akan m...