Penyanyi sekaligus aktor senior asal Hong Kong, Jordan Chan, kedapatan menangis di atas panggung saat menggelar tur konser terbarunya yang bertajuk BIG MAN di Beijing. Momen emosional ini terjadi setelah sang artis menerima gelombang protes dari para penonton yang merasa kecewa dengan tata letak panggung pada hari pertama pertunjukan.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan yang dihimpun dari Koreaboo, kekecewaan penonton memuncak pada konser hari pertama yang digelar tanggal 20 Juni lalu. Banyak penggemar mengeluhkan pandangan mereka yang terhalang oleh sebuah struktur besar berwarna merah muda di tengah panggung. Dari pantauan redaksi, sejumlah penonton yang membeli tiket kategori tertinggi seharga 1.288 yuan bahkan mengaku hanya bisa melihat bagian belakang kepala sang penyanyi, hingga beberapa di antaranya menuntut pengembalian dana.
Menanggapi kritik tajam tersebut, Jordan Chan bersama tim produksi langsung mengambil tindakan cepat tanpa menunda. Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa sang artis secara personal mengawasi proses renovasi panggung yang berlangsung semalaman suntuk. Mereka membongkar struktur yang menghalangi pandangan, memperluas layar tampilan, dan menyesuaikan pergerakan Jordan di atas panggung agar lebih ramah visual bagi penonton.
Pada konser hari kedua, Jordan Chan tidak mampu membendung air matanya saat berbicara langsung di hadapan para penggemar mengenai kontroversi tersebut. "Saya telah membaca semua komentar dan saran dari kalian. Jika kalian belum puas, saya akan terus berbenah. Kami pasti akan tampil lebih baik di setiap pertunjukan. Jika saya tidak bahagia, saya akan menanggungnya sendiri. Kalian datang ke konser ini, jadi selama kalian bahagia, itu sudah cukup," ungkap Jordan dengan suara bergetar.
Permintaan maaf yang tulus dan respons cepat dari Jordan Chan ini langsung menuai pujian luas dari para penggemar yang mengagumi profesionalismenya. Suasana haru tersebut sempat dicairkan oleh sang istri, aktris Cherrie Ying, yang berguyon di media sosial bahwa suaminya menangis terlalu parah karena terlalu banyak membaca ulasan, namun ia bersyukur sang suami mau mendengarkan nasihat tersebut.