Performa luar biasa ditunjukkan oleh penyerang tim nasional France, Ousmane Dembele, dalam laga lanjutan Piala Dunia. Pemain andalan Paris Saint-Germain tersebut tampil menggila dengan sukses melesakkan tiga gol alias hat-trick ke gawang Norway hanya dalam durasi 32 menit di babak pertama.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut laporan pertandingan, aksi gemilang Ousmane Dembele dibuka pada menit ke-6 setelah ia meliuk-liuk melewati barisan pertahanan Norway sebelum melepaskan tembakan klinis dengan kaki kanannya. Dari pantauan redaksi, pemain berusia 29 tahun itu kemudian menggandakan keunggulan France lewat sepakan jarak jauh yang spektakuler menggunakan kaki kirinya, hingga akhirnya melengkapi hat-trick menjelang pertengahan babak.
Berdasarkan analisis para pengamat sepak bola, penampilan impresif di panggung internasional ini semakin memperkuat posisi Ousmane Dembele untuk mempertahankan gelar Ballon d'Or. Mantan pemain Barcelona tersebut tercatat tampil sangat produktif sepanjang musim 2025/2026 dengan mengemas 20 gol dari 40 pertandingan bersama Paris Saint-Germain di semua kompetisi.
Menurut pengamatan tim redaksi dari jalannya turnamen, France kini menjadi salah satu tim yang paling difavoritkan untuk keluar sebagai juara dunia tahun ini. Keberadaan Ousmane Dembele yang sedang berada dalam puncak performanya dinilai menjadi motor serangan utama yang sangat sulit dihentikan oleh lini pertahanan tim lawan mana pun.
Di sisi lain, dari pantauan redaksi mengenai strategi tim lawan, Norway tampak mengistirahatkan sejumlah pemain pilar mereka dalam laga ini, termasuk penyerang bintang Erling Haaland. Keputusan tersebut dinilai memberikan ruang gerak yang lebih bebas bagi lini serang Les Bleus untuk mengontrol ritme permainan sejak awal laga.
Meskipun kompetisi domestik Ligue 1 sering dinilai kurang kompetitif untuk Paris Saint-Germain, kualitas Ousmane Dembele di level tertinggi tetap tidak perlu diragukan. Berdasarkan catatan statistik musim ini, ia berhasil mencetak delapan gol dari 13 pertandingan di Champions League, termasuk gol krusial dalam laga final saat Paris Saint-Germain menumbangkan Arsenal untuk mengamankan trofi juara dua musim berturut-turut.