Mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk kembali ke dunia kepelatihan lebih cepat dari perkiraan semula. Setelah meninggalkan raksasa La Liga tersebut pada akhir musim lalu, legenda sepak bola Spanyol itu sempat menyatakan niatnya untuk beristirahat sejenak dari lapangan hijau sebelum kembali beraktivitas pada musim 2025/2026.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan dari media Arab, Al Raya, pria berusia 44 tahun tersebut kini sedang dalam pembicaraan serius untuk mengambil alih posisi pelatih kepala Timnas Qatar. Posisi pelatih Qatar saat ini, Tintin Marquez, dilaporkan sedang berada di bawah tekanan besar menyusul performa tim yang kurang memuaskan.
Sebelumnya, nama Xavi sempat dikaitkan dengan sejumlah klub papan atas di Premier League Inggris dan Serie A Italia, namun rumor tersebut belum berkembang menjadi tawaran yang konkret. Kembali ke Qatar tampaknya menjadi opsi yang paling realistis bagi mantan gelandang legendaris Barcelona tersebut.
Menurut catatan performa, Xavi sendiri sudah tidak asing dengan atmosfer sepak bola di Timur Tengah. Ia memiliki rekam jejak sukses saat menukangi klub papan atas Qatar, Al-Sadd, dan berhasil mempersembahkan gelar juara liga domestik pada tahun 2021 sebelum akhirnya memutuskan kembali ke Barcelona.
Dari pantauan redaksi, jika Xavi menerima tawaran ini, hal tersebut akan menjadi tonggak sejarah baru dalam kariernya. Menjadi pelatih tim nasional merupakan pengalaman pertama bagi sosok berusia 44 tahun itu sepanjang karier manajerialnya.
Di bawah asuhan Tintin Marquez, posisi Qatar saat ini masih tertahan di peringkat keempat dalam grup kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Mereka tertinggal dari Iran dan Uzbekistan yang saat ini kokoh memimpin di dua posisi teratas untuk kelolosan otomatis.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi, Timnas Qatar dijadwalkan akan kembali bertanding pada jendela internasional bulan November mendatang. Mereka akan menghadapi laga krusial di kandang sendiri melawan Uzbekistan, sebelum melanjutkan laga tandang ke markas Uni Emirat Arab.